DESAIN, BUDAYA ORGANISASI & PENGEMBANGAN ORGANISASI
Pengertian Organsasi ?
Sekelompok individu yang bekerja sama dan terikat secara formal didirikan untuk jangka waktu lama untuk mencapai suatu tujuan
Pengertian Struktur Organisasi ?
Kerangka kerja formal organisasi dimana tugas – tugas dan jabatan dibagi dan dikelompokan serta dikordinasikan sehingga para karyawan bisa bekerja secara efektif dan efesien
Komponen atau unsur dalam struktur organisasi
- Spesialisasi kerja/pembagian kerja
- Departemenlisasi
- Rantai komando
- Rentang kendali
- Sentralisasi
- Desentralisasi
Bentuk Struktur Organisasi
- Organisasi lini (garis )
- Organisasi fungsional
- Organisasi matrik
- Organisasi Divisional
Konsep Struktrur Organisasi
Dalam kerangka konsep struktur organisasi akan dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal jika kedua faktor ini diperhatikan dan dipertimbangkan dengan baik maka akan terbentuk struktur organisasi yang efesien dan efektif
Faktor internal dan eksternal itu adalah sebagai berikut :
1. Faktor internal yang mempengaruhi desain struktur organisasi meliputi :
=>Visi dan Misi organisasi
=>Strategi Organisasi
=>Model kepemimpinan (leadership model)
=>Kebijakan maupun prosedur
=>Budaya organisasi
2. Faktor Eksternal yang mempengaruhi desain struktur organisasi antara lain :
=>Pelanggan
=>Supplier
=>Pemerintah
=> Aturan formal, hukum dan perundangan
=>Teknologi Manajemen
=> stakeholder lainnya (masyarakat, komunitas dll).
Tiga unsur desain pekerjaan dalam organisasi
- Pendekatan Mekanik
Upaya mengindentifikasikan tiap tugas dalam satu pekerjaan guna meminimumkan waktu dan tenaga
Hasil dalam mengidentifikasikan tiap tugas akan menentukan spesialisasi pekerjaan
- Aliran Kerja
Upaya organisasi atau perusahaan untuk menentukan urutan dan keseimbangan pekerjaan
- Praktek – praktek Kerja
Upaya organisasi atau perusahaan mendesain pekerjaan berdasarkan kebiasaan yang berlaku pada perusahaan, perjanjian, kontrak dan kesepakatan bersama
Budaya Organisasi
=>Budaya berasal dari bahasa latin “ Colere “ yang artinya mengolah atau mengerjakan, kemudian dalam bahasa inggris disebut “Culture” yang artinya cara atau pola hidup masyarakat
=>Secara Terminologis budaya à adalah suatu hasil dari budi dan atau daya, cipta, karya, karsa, pikiran dan adat istiadat manusia yang secara sadar maupun tidak, dapat diterima sebagai suatu perilaku yang beradab
=>Pengertian budaya organisasi
=> Adalah nilai-nilai inti dalam organisasi yang dipegang secara intensif dan dianut bersama secara meluas anggota organisasi.
=>Adalah sebuah sistem bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya. Sistem bersama ini adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi.
=> Contoh budaya organisasi
=> Tingkat kedisiplinan
=>Pola kerja
Langkah- langkah untuk memperkuat budaya organisasi
- Memantapkan nilai-nilai dasar budaya organisasi
- Melakukan pembinaan terhadap anggota organisasi
- Memberikan contoh atau teladan
- Membuat acara-acara rutinitas
- Memberikan penilaian dan penghargaan
- Tanggap terhadap masalah eksternal dan internal
- Koordinasi dan kontrol
Tipologi budaya organisasi
1) Organisasi Koersif; adalah organisasi di mana para anggota organisasi harus mematuhi apapun peraturan yang diberlakukan.
2) Organisasi Utilitarian; adalah organisasi di mana para anggota diperlakukan secara adil dalam pekerjaan dan hasil sesuai dengan standart atau ketentuan yang yang disepakati bersama oleh anggota organisasi
Organisasi Normatif.à adalah organisasi di mana para anggota organisasinya memberikan kontribusi tinggi pada komitmen karena menganggap organisasi adalah sama dengan tujuan diri mereka sendiri
Perspektif Tentang Perubahan
Perubahan tidak dapat dielakkan dalam kehidupan manusia. Perubahan mulai disadari menjadi bagian yang penting dari suatu organisasi diawali sekitar 40 tahun yang lalu. Dimulai oleh dunia usaha yang lebih dulu menyadari pentingnya perubahan bagi peningkatan kualitas produksi yang dihasilkan. Berbagai upaya dan pendekatan telah dilakukan untuk memecahkan masalah yang timbul akibat adanya perubahan.
Tipe Perubahan
Setiap tipe memerlukan strategi manajemen perubahan yang berbeda pula. Tiga macam perubahan tersebut adalah:
1. Perubahan Rutin, dimana telah direncanakan dan dibangun melalui proses organisasi;
2. Perubahan Peningkatan, yang mencakup keuntungan atau nilai yang telah dicapai organisasi;
3. Perubahan Inovatif, yang mencakup cara bagaimana organisasi memberikan pelayanannya.
Dua Faktor yang mempengaruhi perubahan yaitu faktor internal dan eksternal
- Faktor Eksternal meliputi :
a) Kelangkaan sumber daya
b) Peraturan Baru
c) Perubahan Perilaku konsumen.
d) Perubahan di pasar tenaga kerja
e) Laju inflasi yang tidak terkendali
f) Tingkat suku bunga yang tinggi
g) Persaingan yang meningkat
- Faktor Internal meliputi
a) Performance kerja yang jelek
b) Keinginan pimpinan perusahaan untuk membangun budaya baru.
c) Penerapan strategi baru: pengembangan bisnis /produk baru
d) Penerapan struktur organisasi baru
e) Penerapan sistim reward baru.
f) Penerapan teknologi baru
Langkah – langkah dalam menghadapi penolakan terhadap perubahan
- Pendidikan & Komunikasi
- Keikutsertaan & Keterlibatan
- Keringanan & Tunjangan
- Negosiasi & Kesepakatan
- Manipulasi (proses menghilangkah, mengaburkan, menyebunyikan dan menambah informasi )
- Kooptasi (kerjasama dalam bentuk mau menerima pendapat atau ide orang atau kelompok lain. agar kerjasama dapat berlanjut dengan baik )
- Paksaan Implisit & Eksplisit (dalam bentuk kehilangan pekerjaan, penundaan promosi, pemecatan dan mutasi atau pemindahan )
Tujuan Pengembangan Organisasi
- Menciptakan keharmonisan hubungan kerja antara pimpinan dengan staf anggota organisasi
- Menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka
- Menciptakan keterbukaan dalam berkomunikasi
- Merupakan semangat kerja para anggota organisasi dan kemampuan mengendalikan diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar